Sedang Dibentuk dan Dibangun.


Apa yang pernah saudara/i alami 10 tahun, 5 tahun yang lalu? Apa yang pernah saudara/i alami kemaren? Apa yang sedang saudara/i alami saat ini? Pernahkah saudara/i sadari dan bertanya, ‘Kenapa aku mengalami hal-hal tersebut? Sukacita, dukacita, masalah, kebingungan, sakit hati, trauma dan setumpuk pergumulan hidup pribadi lainnya? Mengapa saya lahir dikeluarga seperti ini?’
Jawaban seperti apa yang saudara/i dapatkan? Banyak yang kecewa. Itu yang terjadi ketika mengetahui jawabannya. Dan faktanya adalah seperti itu. Apa yang terjadi selanjutnya? Ada yang lebih baik, dan lebih banyak yang makin parah keadaannya. Bagaimana sedikit orang malah kondisinya lebih baik? Mereka mengerti, bahwa hidup mereka sedang dibentuk dan dibangun oleh Tuhan. Tidak percaya? Mengapa tidak mencobanya? 🙂 Kebanyakan orang menjadi semakin parah kondisinya karena terpuruk dalam penyesalan, sakit hati, trauma dan harapan-harapan palsu yang diberikan oleh manusia yang kondisinya tidak lebih baik dari mereka.
Mengepa Tuhan membentuk dan membangun kehidupan kita dengan cara seperti itu? Cara yang menurut kita tidak adil. Kita sangat berharap untuk dibentuk dan dibangun dengan cara kita sendiri. Tapi Tuhan punya rencana lain buat hidup kita. Tuhan punya kehendakNYA sendiri. DIA mau supaya kita tidak menjadi lemah. Tidak menjadi orang gampangan. Tidak menjadi manja. Tidak menjadi bodoh dalam hidup yang teramat singkat. Kita dibentuk dan dibangun untuk kemuliaanNYA. Mudah dalam menjalaninya? Sangat…sangat…sangat tidak mudah dan tidak enak. Tapi, ada hasil yang sepadan dengan apa yang kita alami. Percayalah. Kita tidak akan pernah tau ada apa dibalik sebuah pintu jika kita tidak mengambil tindakan untuk membuka pintu tersebut. Atau paling tidak, kita mencari tau dari orang yang sudah pernah membuka pintu yang sama. :).
Jadi, apakah saudara/i masih merasa bahwa apa yang pernah dan sedang saudara/i alami adalah ketidak-adilan, sebuah kebetulan yang menyakitkan, atau sebuah sukacita yang luar biasa masih tidak ada artinya? Ingatlah bahwa Tuhan sedang membentuk dan membangun saudara/i dan juga saya. Harapkan hal-hal yang besar hanya pada Tuhan saja. Bukan pada orang lain. Kar’na Tuhan akan selalu menepati janjinya. Jadi, saudara/i sedang dibentuk. Bersyukurlah.
-Tuhan memberkati
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s