Pulanglah


Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. … Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. [ Lukas 15:20,22 ]

————————–

———————–Anak-Ku,
Setiap kali engkau pulang kepada-Ku, Aku takkan membiarkanmu menggedor pintu dan memohon untuk menjadi hamba di rumah-Ku. Aku akan lari menyambutmu. Kupulihkan kepadamu apa yang telah engkau sia-siakan. Kuadakan pesta untuk menghormati kepulanganmu.

Janganlah menyangka bahwa kasih-Ku kepadamu hilang ketika engkau memilih meninggalkan Aku. Aku bukanlah Ayah yang menjaga jarak terhadapmu. Aku justru menantikan saat ketika engkau dekat kepada-Ku. Aku menanti di jendela, siap dengan sepatu lari-Ku, siap bergegas ke luar serta menyambutmu.

Engkau akan selalu menjadi putera-Ku, apapun pilihan-pilihan yang telah engkau buat selama ini. Kasih-Ku ibarat jubah yang menutupi tubuhmu. Kasih karunia-Ku ibarat cincin yang Ku-pasangkan di jarimu. Penerimaan-Ku ibarat sepasang sepatu ajaib yang Ku-kenakan di kakimu, yang selalu membawamu pulang kepada-Ku. Jangan pernah ragu. Pulanglah.

Bapamu,
Allah

—————————————————————
Diambil dari :
Judul Buku : e-mail from God for Men (Email dari Allah untuk Kaum Pria)
Penulis: Andy Cloniger
Penerbit : Interaksara

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s